Modul Penjualan Grosir dirancang untuk mengunci keamanan aset dagang B2B melalui siklus penulisan dokumen yang ketat. Sistem mengintegrasikan regulasi harga jual dinamis, plafon piutang aman pelanggan, pembagian stok otomatis beralur FIFO, hingga otorisasi legalitas nirkertas (paperless).
Pencatatan Pesanan
Pelunasan Rekening
Alokasi Batch FIFO
Tanda Tangan Digital
Kargo Diterima Utuh
Operator kassa dan logistik wajib mengikuti tata cara pemrosesan transaksi berurutan berikut demi menjaga keaslian laporan inventaris:
Pembuatan komitmen pesanan dilakukan melalui menu Sales Order [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat]. Pengguna memasukkan nama customer, rentang tanggal jatuh tempo, dan rincian SKU produk. Sistem dibekali fitur "Samakan Alamat" untuk menduplikasi data penagihan ke kolom pengiriman secara instan [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat]. Nilai nominal PPN ditarik otomatis sebesar 11% dari basis subtotal penjualan sebelum disimpan sebagai status DRAFT.
Sistem menarik data biner SO untuk diterbitkan invoice tagihan resminya [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat]. Tim keuangan memverifikasi nilai Dasar Pengenaan Pajak (DPP) dan menentukan portofolio akun rekening bank tujuan transfer pelunasan piutang dagang. Setelah data kas masuk terkonfirmasi sah, sistem otomatis mencetak tanda air watermark LUNAS dan mengubah label menjadi status SUDAH DIBAYAR [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat].
Begitu transaksi berstatus lunas, sistem secara cerdas menjalankan kueri kalkulasi **FIFO** [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat]. Jika kuantitas produk melebihi sisa kapasitas di satu area, algoritma otomatis memecah baris (split row location) dan menerbitkan **2 Lembar Dokumen DO Terpisah (Split DO)** secara instan berdasarkan spesifik wilayah gudang cabang (misal: slip khusus POS Jakarta dan slip khusus Gudang Cikarang) agar barang terlawas dikuras habis terlebih dahulu.
Tim logistik pada lokasi gudang yang ditugaskan membuka menu Daftar Keluar Barang untuk memproses penugasan yang masih berstatus PENDING [Kenalan dengan IMS]. Staf mencocokkan jumlah kuantitas fisik, mengunci identitas nama ekspeditur armada, menginput plat nomor kendaraan truk, serta menentukan nama driver penanggung jawab kargo pengiriman [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat].
Tahap akhir pelepasan material dikunci menggunakan fitur **Tanda Tangan Digital (Digital Signature)**. Kepala Gudang memberikan goresan persetujuan hukum secara elektronik langsung di atas gawai sistem untuk memvalidasi legalitas manifes muatan kargo. Status nota otomatis bergeser menjadi SEDANG DIKIRIM, mencetak berkas Surat Jalan resmi untuk dibawa kurir, dan memotong saldo kartu persediaan secara permanen.
Aplikasi dilengkapi dengan mesin pengatur harga dasar serta manajemen pemotongan diskon berkala untuk mengotomatisasi penguncian omset komersial secara terpusat:
Sistem mengelompokkan basis data produk secara rapi berdasarkan rumpun utama dan sub-kategori (Alat Tulis, Kertas, Baterai, dsb) [Kenalan dengan IMS]. Dilengkapi rumus otomatisasi server untuk memancarkan Harga Jual Bersih hasil dari pengurangan nilai dasar dengan persentase diskon promo, menjadi acuan mutlak saat entri Sales Order maupun pemindaian kasir retail [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat].
Bertindak sebagai mesin waktu audit finansial yang mencatat secara kronologis setiap rekam jejak perubahan harga per SKU barang [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat]. Dilengkapi parameter Tanggal Berlaku, sehingga peladen secara biner akan langsung mendeteksi harga mana yang legal digunakan berdasarkan tanggal aktif pembuatan dokumen penjualan [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat].
Mengunci masa aktif potongan harga secara ketat berdasarkan kalender harian melalui penentuan Tanggal Mulai dan Tanggal Akhir [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat]. Program promo berjalan otomatis di toko depan, dan sistem akan langsung mengembalikan harga produk ke nilai normal seperseribu detik setelah batas waktu campaign terlewati [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat].
Menjamin transparansi mutasi material dan arus kas masuk B2B didukung oleh dua instrumen pengawasan digital terintegrasi:
Mendukung gerakan administrasi tanpa kertas (paperless). Sistem menyediakan boks khusus di dalam setiap lembar transaksi untuk mengunggah dan menyimpan file digital pendukung secara permanen, seperti resi bukti transfer bank, foto fisik produk saat dimuat, berkas legalitas dari tim audit keuangan, hingga manifes kargo pelengkap [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat].
Memotong potensi manipulasi dan kecurangan data biner oleh oknum internal [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat]. Setiap nota akan dilengkapi baris kronologis otomatis di bagian kaki halaman yang mencatat rekor tanggal pengerjaan, nomor referensi dokumen, jenis mutasi persediaan keluar-masuk (IN / OUT ledger), catatan keterangan, serta nama akun user yang melakukan perubahan [Mengenal POS: Arti, Fungsi, Jenis, Komponen, Manfaat].